Newest Post

Showing posts with label puisi. Show all posts
Showing posts with label puisi. Show all posts

Pedang

| 5 Jan 2017
Read more »
Hunusan itu seperti pedang yg menghatam sampai ke palung hati paling kritis...
Mungkin pemikiran ini terlalu me dogma
Sehingga Semua ruang tertutup untuk melihat hamparan bumi yang meluas sampai ke titik yang tak terlihat
Ahh, semua sudah terlanjur
Untaian kata yg terlanjur..
Bagai hunusan pedang yg Tertancap lalu tertarik..
Bisa sembuh termakan waktu,.. tapi tetap meninggalkan jejak...
Luka atau pelajaran.
Bukankah pilihan selalu ada ?






BY : AKIKO FUMIYO EI ZA ( 6-1-2017)





Pedang

Posted by : Miftah
Date :5 Jan 2017
With 0komentar
Tag :

Jangan teruskan lagi

| 23 Dec 2016
Read more »
Jangan teruskan lagi
Jika itu
Hanya menghentikan
Hanya menyakitkan
Hanya mematikan

Roda hidup selalu berputar..
Hukum alam tak pernah mati, selama alam ini ada...



Terserah...
Siapa yg mengambil siapa...
siapa yang menyakitin siapa...
Siapa yang meninggalkan siapa...



Selagi semua usaha terbaik sudah dipertahankan seberjuang apapun...
Selagi semua usaha sudah tercurahkan untuk memperbaikin apapun..
Selagi semua perbaikan demi perbaikan telah di berikan untuk mengebalikan apapun...


Jika itu harus pergi...
Silakan pergi, jika itu pilihannya ?
Kata kembali selalu ada,


Entah...
Akan terkabulkan atau tidak...


Setidaknya,
usaha terbaik telah tertuntaskan, 
jika memang akhirnya tak setuntas usaha... masih menjadi tanda tanya.



Bukankah hidup adalah rangkaian pilihan pilihan terbaik setiap keputusan ?
Aku telah berjuang sebaik mungkin,


biarlah melalui perantara takdir dan waktu yang berkolaborasi menjawab semuanya...






BY : AKIKO FUMIYO EI ZA *23-12-2016

Jangan teruskan lagi

Posted by : Miftah
Date :23 Dec 2016
With 0komentar
Tag :

Menyikapi kehilangan

| 22 Dec 2016
Read more »
Aku hanyalah gumpalan bait bait kecil
Aku hanyalah sepenggal kata kata yg mebentuk di aksara.
Jangankan menyikapi kehilangan !
jika memang kehilangan itu sendiri tak pernah ada
Karena aku bukanlah sebuah ke adaan..
Aku adalah sebuah ketiadaan...
Yang layaknya seperti Ukiran pensil di atas kertas..
Terhapuskan begitu saja oleh penghapus kecil...
Tanpa meninggalkan jejak...
Dalam bait bait ceritamu..
Mungkinkah ?
Perihal sebait puisi ini semestinya tak pernah ada
Karena kehilangan sendiri tak pernah terjadi, karena ke ada ini tak pernah ada.
Tapi.. mengapa ?
Apa ini. Kenapa ini.
terasa melukai palung hati sampai ke titik kritis.







BY : AKIKO FUMIYO EI ZA * 22-12-2016


Menyikapi kehilangan

Posted by : Miftah
Date :22 Dec 2016
With 0komentar
Tag :

Aku akan terus berjalan

| 21 Dec 2016
Read more »
Bagaimana menyikapinya..
Sebuah perpisahan yang bahkan tak pernah terbayangkan...
Di sini pernah terhenti sang waktu
Entahlah semua terasa abu-abu
Ada tapi tak pernah ada
Ruang rindu yang terus mengetuk
Tapi teperangkap
Waktu terus berjalan...
Entah akan kembali atau tidak
Sebait doa yang selalu terlantun
Kembalikan itu
Jangan hilangkan itu
aku ingin tetap hal itu ada sampai nafas terakhir...
Aku hanya bisa terus berjalan..
Berharap...
Sampai pada satu titik...
Aku bisa mengembalikan apa yang pergi
Dan mempertahankannya sampi titik terahir hembusan napas...
Kembalilah !!!!
Jangan pergi !!!
Jangan lupakan !!!
Rindu ini sudah tak ber air di mata, tapi teramat menusuk di sanubari...







By : AKIKO FUMIYO EI ZA *21-12-16


Aku akan terus berjalan

Posted by : Miftah
Date :21 Dec 2016
With 0komentar
Tag :

Sia sia

| 20 Dec 2016
Read more »
Kesia sia itu tak menyakitkan ataupun menyenangkan
Tapi waktu yg ter lewati untuk kesia sia an itulah  yang menyakitkan
Mungkinkah..  kesia sia ini
Akan bermakna ?
Atau
Akan tergantikan ?
Entahlah...
Hanya sebuah untaian doa dan harapan yang tersisa yang ada
Berharap,...
Kesia sia an ini bukanlah kesia sia an





BY : AKIKO FUMIYO EI ZA *20-12-16

Sia sia

Posted by : Miftah
Date :20 Dec 2016
With 0komentar
Tag :
Prev
▲Top▲